Ada Harapan di Balik Hype — Mengapa Agentic AI Adalah Masa Depan Keamanan Siber

Seiring dengan melonjaknya minat terhadap AI dalam keamanan siber, tim keamanan menghadapi pertanyaan krusial: Apakah AI benar-benar membantu — atau hanya sekadar hype?

Untuk mengeksplorasi hal ini, Exabeam bekerja sama dengan Sapio Research untuk melakukan survei global terhadap 1.000 profesional keamanan siber di Amerika Utara (NA), Inggris, Irlandia, dan Eropa (UKIE), India, Timur Tengah, Turki, dan Afrika (IMETA), Asia Pasifik, dan Jepang (APJ) — mulai dari analis dan insinyur SOC hingga CISO dan eksekutif yang menggerakkan strategi keamanan. Tujuan kami sederhana: Menyingkirkan kebisingan dan mengungkap dampak nyata dari alat keamanan siber berbasis AI.

Temuan kami menantang pemikiran konvensional dan mengarah pada masa depan yang dibentuk oleh agentic AI.

Tim Keamanan Masih Tenggelam dalam Lonjakan Peringatan, Bukan Bertindak Berdasarkan Intelijen

Wawasan paling mencolok dari data adalah semakin besarnya jurang antara kepemimpinan keamanan dan analis garis depan.

  • 71% eksekutif mengatakan AI telah secara signifikan meningkatkan produktivitas tim mereka.
  • Namun hanya 22% analis — mereka yang paling dekat dengan alat tersebut — yang setuju.

Perbedaan ini bukan sekadar perbedaan pendapat. Ini mencerminkan dua pengalaman yang benar-benar berbeda. Para eksekutif melihat AI sebagai akselerator strategis; para analis melihatnya sebagai satu beban tambahan yang harus dikelola.

Banyak dari mereka yang bekerja langsung dengan alat berbasis AI mengutip halusinasi, positif palsu, dan peningkatan kompleksitas sebagai masalah umum. Alih-alih mengurangi beban kerja yang membebani tim keamanan, AI dalam banyak kasus justru membentuk ulang beban tersebut tanpa benar-benar meringankannya.

Mengapa Tim Keamanan Siber Tidak Mempercayai Alat AI Saat Ini

Salah satu temuan yang paling banyak dibicarakan dari survei ini adalah soal kepercayaan — atau lebih tepatnya, kurangnya kepercayaan.

  • Hanya 29% tim keamanan yang mempercayai AI untuk bertindak secara mandiri.
  • Di kalangan analis, angka ini turun drastis menjadi hanya 10%.

Tujuan AI dalam operasi keamanan bukanlah untuk mendapatkan kepercayaan buta — melainkan untuk melampaui batas kemampuan manusia dalam skala besar. AI harus mampu memberikan hasil yang konsisten dan andal sambil membebaskan analis dari kelelahan dan tugas monoton. AI seharusnya menjadi katalisator dalam mempercepat deteksi, investigasi, dan respons ancaman (TDIR), mengurangi kebisingan, dan memungkinkan alur kerja respons yang lebih cerdas. Masa depan AI harus memberdayakan tim keamanan secara nyata untuk fokus pada pekerjaan yang membutuhkan intuisi dan kreativitas manusia tanpa menambah risiko baru.

Singkatnya: kepercayaan akan menyusul saat AI dalam keamanan siber benar-benar memberikan nilai nyata.

Daripada mengejar otonomi demi otonomi itu sendiri, tim keamanan di seluruh dunia sangat membutuhkan performa. Para pemimpin keamanan perlu mulai bertanya — Apakah alat ini membuat tim saya lebih efektif hari ini?

Keterbatasan AI Saat Ini — Masih Bersifat Pasif

Hingga saat ini, sebagian besar yang disebut sebagai “generative AI” dalam alat keamanan siber bersifat reaktif secara desain. AI ini menunggu perintah. Mengikuti alur kerja. Mengenali pola tetapi jarang memberikan saran yang berarti.

AI dalam keamanan siber saat ini hanyalah asisten yang sedikit lebih pintar. Dalam lingkungan keamanan di mana setiap detik sangat berarti, model ini tidak bisa diandalkan untuk skala besar. Yang dibutuhkan tim saat ini adalah sesuatu yang lebih mendalam daripada sekadar dashboard produktivitas atau skor anomali. Tim keamanan memerlukan AI yang mampu berpikir dan bertindak sendiri — dengan kejelasan, akurasi, dan konteks.

Jika alat AI saat ini hanya membantu tetapi belum mengubah permainan, apa langkah selanjutnya?

Masa Depan adalah Agentic AI

Pandangan kami, yang dibentuk oleh data dan percakapan di balik laporan ini, adalah bahwa gelombang inovasi berikutnya harus fokus pada dampak operasional, bukan hanya potensi teoretis.

Di sinilah agentic AI mulai muncul, bukan sebagai kata kunci kosong, tetapi sebagai cerminan dari apa yang benar-benar dibutuhkan tim. Agentic AI bersifat proaktif. Ia tidak hanya memproses data — ia juga menyelidiki. Ia tidak menunggu — ia bertindak. Dan yang terpenting, ia tidak berusaha menggantikan manusia, melainkan beroperasi sebagai mitra sejati dalam alur kerja deteksi, investigasi, dan respons ancaman (TDIR).

AI memberikan nilai paling besar bagi tim keamanan ketika ia melampaui chatbot dan copilot — mengotomatiskan tugas-tugas dengan upaya tinggi dan kompleksitas rendah seperti analisis deteksi, klasifikasi ancaman, dan pembuatan ringkasan kasus. AI terbaik tidak hanya membantu — ia bertindak. Exabeam Nova adalah salah satu contoh nyata agentic AI yang mempercepat investigasi, memperkuat perburuan ancaman, dan mendorong inisiatif keamanan yang lebih strategis.

Pikirkan Ulang Apa yang Mungkin Dilakukan AI dalam Keamanan Siber

Penelitian ini bukan sekadar gambaran sesaat — ini adalah seruan bagi para pemimpin keamanan. Jika Anda sedang mengeksplorasi bagaimana memanfaatkan AI untuk deteksi ancaman, meningkatkan efisiensi SOC, atau menerapkan agentic AI untuk keamanan siber yang proaktif, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menilai pendekatan Anda.

Tanyakan pada tim Anda:

  • Apakah alat AI kami menambah kejelasan — atau justru menambah kebisingan?
  • Apakah AI melengkapi alur kerja saya atau malah mengganggunya?
  • Apakah kami sudah siap memanfaatkan gelombang berikutnya dari alat keamanan siber berbasis AI?

Bagi sebagian orang, ini mungkin berarti mengevaluasi ulang perangkat yang digunakan. Bagi yang lain, mungkin berarti mengubah peran AI dalam alur kerja. Tetapi bagi kita semua, ini berarti menuntut lebih dari teknologi — dan memberikan dukungan yang dibutuhkan analis keamanan untuk mengoptimalkan penggunaannya.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci pertumbuhan bisnis. LogRhythm menyediakan solusi terbaik, mulai dari jaringan, storage, cloud, hingga keamanan siber, yang diintegrasikan oleh iLogo Indonesia agar sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Pelajari lebih lanjut di logrhythm.ilogoindoneia.com dan konsultasikan kebutuhan IT Anda dengan kami!