Exabeam New-Scale Fusion Mengungguli Splunk: Enam Cara Membandingkan dan Mengevaluasi

Pendahuluan

Dalam dunia keamanan siber modern, memilih solusi Security Information and Event Management (SIEM) yang tepat adalah kunci untuk mendeteksi, menyelidiki, dan merespons ancaman siber dengan cepat dan efisien. Splunk, meskipun dikenal sebagai pemimpin dalam manajemen log, sering dianggap mahal dan memerlukan penyesuaian intensif untuk mendeteksi ancaman canggih. Exabeam New-Scale Fusion, dengan pendekatan berbasis AI dan otomatisasi, menawarkan alternatif yang lebih cerdas dan hemat biaya. Artikel ini mengulas enam cara Exabeam mengungguli Splunk, berdasarkan laporan Exabeam pada Juli 2025, dan mengapa banyak tim keamanan beralih atau melengkapi Splunk dengan Exabeam. Dengan fitur seperti Exabeam Nova dan Outcomes Navigator, Exabeam memberikan visibilitas strategis dan efisiensi operasional yang tak tertandingi.

Tantangan dengan Splunk

Splunk Enterprise Security (ES) unggul dalam agregasi log, tetapi memiliki beberapa keterbatasan:

  1. Biaya Tidak Terduga: Model harga berbasis beban kerja cloud Splunk sering kali sulit diprediksi, dengan biaya yang melonjak berdasarkan volume data, penyimpanan, dan modul tambahan.
  2. Penyesuaian Intensif: Splunk memerlukan scripting dan tuning konstan, dengan analitik perilaku (User Behavior Analytics/UBA) dan kemampuan Security Orchestration, Automation, and Response (SOAR) yang dijual terpisah.
  3. Keterbatasan Skalabilitas Cloud: Splunk Cloud, sebagai versi hosted dari arsitektur on-premise, sering mengalami kueri lambat dan gangguan sistem pada beban Events Per Second (EPS) tinggi.
  4. Analitik Perilaku Terbatas: Deteksi ancaman seperti penyalahgunaan kredensial atau pergerakan lateral kurang terintegrasi dan memerlukan konfigurasi tambahan.

Sebuah diskusi di Reddit pada 2024 menyebutkan bahwa banyak organisasi menggunakan alat seperti Cribl untuk mengelola input Splunk guna mengurangi biaya, menyoroti masalah harga Splunk yang mahal.

Keunggulan Exabeam New-Scale Fusion

Exabeam New-Scale Fusion menawarkan solusi SIEM modern yang dirancang untuk mengatasi keterbatasan Splunk. Berikut adalah enam keunggulan utama:

  1. Biaya yang Dapat Diprediksi dan Skalabel
    Exabeam menggunakan model harga modular yang mencakup analitik canggih, otomatisasi, dan intelijen ancaman tanpa biaya tambahan. Ini mengurangi total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership/TCO), terutama saat volume data meningkat.
  2. Kurang Tuning, Lebih Banyak Aksi
    Exabeam menyediakan aturan korelasi bawaan, model perilaku, dan intelijen ancaman yang siap digunakan tanpa pengembangan kustom, tidak seperti Splunk yang memerlukan scripting intensif.
  3. Analitik Perilaku dan Pembelajaran Mesin Terintegrasi
    Exabeam menggunakan deteksi ancaman berbasis pembelajaran mesin untuk membangun baseline perilaku pengguna, perangkat, dan entitas. Penyimpangan dari pola normal akan diberi skor risiko kontekstual dan secara otomatis membentuk linimasa investigasi, mendeteksi ancaman seperti ancaman orang dalam (insider threats) yang sering luput dari Splunk.
  4. Skalabilitas Cloud Native
    New-Scale Fusion dirancang sebagai cloud-native, mendukung hingga 2 juta EPS dengan penyesuaian parser real-time dan dasbor kesehatan layanan. Pemantauan sumber log tanpa peringatan dan pemfilteran kolektor cloud memastikan performa tinggi tanpa mengorbankan visibilitas.
  5. AI yang Menggerakkan Hasil
    Exabeam Nova, asisten AI multi-agen, terintegrasi penuh dalam platform New-Scale, menawarkan pencarian bahasa alami, visualisasi ancaman, pelaporan postur real-time, dan rekomendasi strategis. Tidak seperti asisten AI Splunk yang terbatas pada terjemahan SPL dan tidak terintegrasi dengan Splunk ES, Exabeam Nova mendukung analis dan pemimpin keamanan tanpa batasan penggunaan atau lisensi tambahan.
  6. Visibilitas Strategis dengan Outcomes Navigator
    Outcomes Navigator, didukung oleh Exabeam Nova, memberikan visibilitas real-time ke dalam kematangan program keamanan, memetakan aktivitas log dan deteksi ke MITRE ATT&CK® serta kasus penggunaan Threat Detection, Investigation, and Response (TDIR). Ini mengidentifikasi celah cakupan dan memberikan rekomendasi yang selaras dengan risiko bisnis, jauh lebih unggul dibandingkan Splunk Security Essentials (SSE) yang hanya menawarkan visibilitas tidak langsung.

Perbandingan dengan Sumber Eksternal

Analisis dari SelectHub pada Mei 2025 memberikan Splunk rating analis 93, sedangkan Exabeam mendapat 88, dengan Splunk unggul dalam manajemen log dan Exabeam menonjol dalam analitik perilaku. Namun, ulasan pengguna mencatat bahwa Splunk memiliki kurva belajar yang curam dan biaya tinggi, sementara Exabeam dihargai karena antarmuka yang intuitif dan deteksi ancaman berbasis pembelajaran mesin. Selain itu, Exabeam juga dapat melengkapi Splunk, meningkatkan kemampuan deteksi ancaman melalui analitik perilaku dan konektor cloud untuk layanan seperti Microsoft 365 dan AWS, menjadikannya solusi pelengkap yang hemat biaya.

Praktik Terbaik untuk Memilih SIEM

Untuk memilih SIEM yang tepat, organisasi dapat menerapkan langkah-langkah berikut:

  1. Evaluasi Kebutuhan Visibilitas
    Pastikan SIEM memberikan visibilitas menyeluruh dengan pemetaan ke kerangka kerja seperti MITRE ATT&CK®.
  2. Prioritaskan Otomatisasi
    Pilih solusi dengan aturan korelasi bawaan dan otomatisasi untuk mengurangi beban kerja analis.
  3. Pertimbangkan Skalabilitas Cloud
    Pilih platform cloud-native untuk mendukung volume data besar tanpa gangguan performa.
  4. Cari Model Harga Transparan
    Hindari biaya tak terduga dengan memilih model harga modular seperti Exabeam.
  5. Manfaatkan AI untuk Efisiensi
    Gunakan asisten AI terintegrasi untuk mempercepat investigasi dan pelaporan strategis.
  6. Uji Integrasi dengan Alur Kerja
    Pastikan SIEM terintegrasi dengan alat seperti SOAR, ticketing, dan platform cloud untuk alur kerja yang mulus.

Penyesuaian untuk Format Word

Untuk memastikan teks rapi saat disalin ke Microsoft Word dengan format justify:

  • Daftar Bernomor: Bagian seperti “Keunggulan Exabeam New-Scale Fusion” dan “Praktik Terbaik untuk Memilih SIEM” menggunakan daftar bernomor untuk mencegah pelebaran teks saat justified. Di Word, daftar ini dapat dikonversi ke tabel (2 kolom: “No.” dan “Deskripsi”) dengan Insert > Table > Insert Table, lalu atur lebar kolom otomatis (AutoFit to Contents).
  • Perataan Teks: Salin teks, blok semua (Ctrl+A), lalu pilih Justify pada tab Home. Untuk daftar bernomor, terapkan perataan kiri (left align) agar nomor tetap rapi.
  • Spasi dan Font: Atur spasi baris ke 1,15 pada Line and Paragraph Spacing, gunakan font Times New Roman 12 pt, dan tambahkan spasi 6 pt sebelum/sesudah paragraf.
  • Pemeriksaan Visual: Periksa teks setelah justified untuk memastikan tidak ada baris yang melebar. Gunakan Ruler untuk menyesuaikan indentasi jika perlu.

Penutup

Splunk telah lama menjadi standar dalam manajemen log, tetapi Exabeam New-Scale Fusion mendefinisikan ulang operasi keamanan dengan pendekatan cloud-native, analitik perilaku berbasis pembelajaran mesin, dan otomatisasi berbasis AI melalui Exabeam Nova. Dengan harga yang transparan, skalabilitas tinggi, dan visibilitas strategis melalui Outcomes Navigator, Exabeam membantu tim keamanan mendeteksi ancaman yang terlewatkan, mempercepat investigasi, dan membuktikan nilai program keamanan kepada pemangku kepentingan. Baik untuk menggantikan atau melengkapi Splunk, Exabeam menawarkan solusi modern yang selaras dengan kebutuhan SOC saat ini.

Tingkatkan operasi keamanan Anda dengan Exabeam New-Scale Fusion. Unduh panduan lengkap “Exabeam vs. Splunk: Enam Cara Membandingkan dan Mengevaluasi” di logrhythm.ilogoindonesia.id untuk melihat mengapa Exabeam adalah pilihan cerdas untuk SOC modern. Minta demo gratis sekarang dan mulailah mengoptimalkan deteksi ancaman Anda hari ini!